Alasan Harry Darsono Tak Ikuti Fashion Week

Pelatihan Ekonomi Kreatif | Fashion Week -Desainer sangat antusias saat memamerkan koleksi busana di ajang pekan mode ibukota. Namun hal tersebut tak berlaku bagi desadarsonoiner Prof. Harry Darsono, PhD. Desainer jenius ini selalu absen dalam beberapa fashion week yang berlangsung di Ibu Kota. Harry memiliki alasan yang cukup menarik, mengapa tidak pernah ikut peragaan busana di beberapa fashion show.Dia mengaku pernah diminta untuk tampil di fashion week, namun menolak, lantaran tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya. Oleh sebab itu, Harry Darsono cenderung melakukan show di luar negeri dibanding ikuti fashion week di Jakarta.

“Saya waktu itu pernah diminta untuk fashion show untuk opening acara fashion week. Tapi saya punya konsep yang mengarah ke acara kemanusiaan, tapi acara tersebut tidak. Jadi saya cancel,” tuturnya kepada yang diwawancarai langsung usai pertunjukkan teater “Putih Hitam Lasem” di Grha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, belum lama ini.

Selain itu, busana-busana milik Harry Darsono merupakan busana yang hanya dibuat satu piece untuk satu model, bukan seperti busana ready to wear dengan aneka ragam size dalam jumlah yang banyak.

Dia mengatakan bahwa, setiap peragaan busana yang dilangsungkannya selalu mendatangkan para buyers dan kolektor barang-barang antik di Indonesia dan juga dunia. Untuk itu, sebagian besar busana yang diperagakannya berasal dari rancangannya dari 20-30 tahun silam.

“Saya bukan desainer ready to wear yang bisa bikin banyak. Saya ini membuat satu busana dengan proses yang panjang dari memintal benang sendiri, menjahit pakai tangan, melukis di bahan busananya, jadi sangat haute couture. Kalau untuk fashion week itu kan busana-busana desainer ready to wear yang memiliki jumlah yang banyak, saya ini membuat rancangan mengedepankan art,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*