Bank Pemerintah Paling Fokus ke Pelaku Usaha Mikro

Apabila dibandingkan perbankan swasta, bank-bank milik pemerintah di Jatim memiliki perhatian lebih besar terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Porsi penyaluran kredit hampir 58 persen di antaranya disalurkan bank-bank milik pemerintah. Berdasarkan Kajian Ekonomi Regional Jatim Triwulan ketiga 2013 yang diterbitkan Bank Indonesia (BI), nilai kredit ke sektor mikro dari  bank pemerintah di Jatim hingga akhir triwulan ketiga 2013 tercatat Rp 45,99 triliun. Lalu, bank swasta 41 persen dengan nominal Rp 32,27 triliun.

Persentase penyaluran kredit kepada pelaku UMKM oleh perbankan swasta di Jatim ini tumbuh dibandingkan Triwulan II-2013 yang 40 persen. Sedangkan, bank asing hanya 1 persen atau Rp 794 miliar.

Dengan demikian, nilai kredit kepada pelaku UMKM oleh perbankan di Jatim mencapai Rp 79,16 triliun, tumbuh 24,37 persen secara year on year (y-o-y) ketimbang periode yang sama di tahun sebelumnya.

Apabila dibandingkan dengan Triwulan II-2013, ada pertumbuhan penyaluran kredit oleh perbankan di Jatim kepada pelaku UMKM sebesar 14,2 persen.  Dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi Jatim, BI memprediksi di periode-periode selanjutnya, tetap tumbuh positif.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah IV Jatim, Dwi Pramono menyatakan, BI juga memberi perhatian serius kepada pertumbuhan UMKM di Jatim. Langkah-langkah yang mereka lakukan di antaranya, mendukung pembentukan lembaga Penjaminan Kredit Daerah atau PT Jamkrida, penyaluran kredit linkage, pemberian bantuan teknis dan pelatihan serta pendampingan kepada UMKM agar bisa mendapat pembiayaan dari perbankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*