Dimulai, Pedagang Sambut Revitalisasi Pasar Gede

Pelatihan Pasar Tradisional – Para pedagang Pasar Gede menyambut positif dengan dimulainya revitalisasi atap sirap yang setahun ini dikeluhkan bocor–bocor saat hujan, sehingga pedagang dan pembeli merasa terganggu. Ketua Paguyuban Pasar Gede, Jumadi Alpardi mengatakan, para pedagang di bagian sisi timur lega. Pasalnya selama setahun ini menunggu realisasi Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Surakarta yang berjanji melakukan revitalisasi atau perbaikan atap sirap. Terakhir atap diganti pada 2001 silam. Sementara pasar bagian barat yang digunakan untuk pedagang ikan hias dan buah, sudah diperbaiki Agustus 2012 lalu. “Akhirnya pasar utama atau bagian timur itu diperbaiki,” tuturnya, Rabu (23/10).

Menurut Jumadi, dari jumlah 1.407 pedagang di pasar terbesar dan juga ikon Kota Bengawan itu, hampir 80 persen menempati pasar bagian timur di Jalan Urip Sumoharjo. Dengan diperbaiki atap sirap yang selama setahun ini bocor–bocor tersebut, diharapkan membuat pedagang dan pembeli lebih nyaman. Apalagi selama ini banyak wisatawan luar negeri yang juga melakukan kunjungan di dalam pasar. “Kami harapkan juga dilakukan pengecatan baru, karena tembok kusam,” terang dia.

Seorang pedagang sayur, Hadi (45) mengaku mengapresiasi dengan perbaikan atap tersebut. Dia membenarkan, jika beberapa titik mengalami kebocoran. Apalagi saat terjadi hujan cukup deras. Air mengucur dari atap yang juga tidak berfungsi. Meski tidak menetes mengenai dagangannya, namun sejumlah pedagang merasakan derita. “Kami bisa lebih nyaman saat hujan tiba. Semoga perbaikan bisa bertahan bertahun – tahun lamanya. Ya intinya itu Pasar Gede bisa bebas dari bocor,” harapnya.

Kepala DPP, Subagiyo menjelaskan, revitalisasi atap Pasar Gede dimulai bertahap. Selain mengganti materiap atap, perbaikan juga menyasar toliet dan pengecatan ulang seluruh bangunan. Proyek didanai APBD senilai Rp 1,3 miliar. Sementara menunggu proyek tahap pertama ini selesai, DPP mengajukan tambahan anggara Rp 2 miliar. “Revitalisai tidak mengubah bangunan pasar yang masuk Benda Cagar Budaya (BCB). Kami sudah melakukan konsultasi terkait revitalisasi,” akunya.

( Asep Abdullah , Agustinus Ariawan / CN39 / SMNetwork )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*