Hore.. Pasar Tradisional di Yogya Bakal Miliki Radio

YOGYA (KRjopgja.com) – Hingga akhir tahun ini, seluruh pasar tradisional di Kota Yogyakarta bakal memiliki radio yang siaran yang sifatnya lokal. Dari 32 pasar tradisional, saat ini baru 15 pasar saja yang sudah terpasang alat komunikasi tersebut. Menurut Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (Dinlopas) Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang, keberadaan radio pasar tersebut sebenarnya merupakan amanat Perda 2/2009 tentang Pasar. “Yang sudah ada, akan kami tingkatkan kualitasnya. Yang belum ada, kita adakan. Optimalisasi radio pasar kami usulkan dalam anggaran perubahan tahun ini,” jelasnya, Kamis (26/9/2013).

Maryustion menambahkan, komponen radio pasar jauh berbeda dengan radio konvensional. Yakni cukup dengan peralatan ruang siar sederhana kemudian disambungkan dengan alat pengeras suara. Pemandu siaran juga cukup seorang petugas pasar yang ditunjuk.

Selain sebagai media hiburan, radio tersebut sedianya menjadi media penembangan kapasitas. Terutama penyampaian informasi yang berkaitan dengan pasar tradisional maupun program pemerintah. “Mulai pasar itu buka hingga tutup, kami upayakan radio pasar bisa terus siaran,” imbuhnya.

Sebagai langkah awal, para pedagang juga akan dilibatkan. Terutama berbagai perlombaan menyanyi antar pedagang yang akan disiarkan langsung.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Bagus Sumbarja mengusulkan agar radio tersebut dikelola secara profesional oleh petugas. Bukan hanya sekadar musik saja yang diputarkan kepada pedagang, melainkan justru informasi terkini yang harus disajikan.

“Seluruh pasar juga harus tersentuh radio. Kalau bisa dioptimalkan dengan sajian informasi yang sesuai kebutuhan, maka radio tersebut bisa menjadi media pemberdayaan pedagang dan menarik pengunjung,” paparnya. (R-9)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*