Jajaki Pasar Thailand dan Malaysia Sebelum Masuki Komunitas Ekonomi ASEAN

pasar tradisional thailand malaysiaPelatihan Pasar Tradisional hanya disini – Kompas-Di antara sepuluh negara anggota ASEAN, Thailand dan Malaysia mempunyai karakteristik pasar yang sedikit banyak mirip dengan Indonesia. Berangkat dari kenyataan itu, Indonesia sejatinya bisa mengintip kedua negara tersebut sebelum realisasi Komunitas Ekonomi ASEAN pada 2015 mendatang. Menurut pandangan Asisten Presiden Direktur PT Sinde Budi Sentosa Jony Yuwono pada Selasa (1/10/2013), di kedua negara tersebut, pasar tradisional masih mendominasi ketimbang pasar modern. “Bahkan, di Thailand, 90 persen dari total pasar adalah pasar tradisional,” katanya dalam kesempatan pengiriman 800 mitra usaha kecil menengah (UKM) ke Malaysia oleh pihaknya.

Lebih lanjut, kata Jony, penguasaan pasar menjadi hal penting demi menghindari posisi hanya sebagai konsumen saat komunitas itu terbentuk. Terlebih lagi, kata Tony, mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, nyaris 100 persen dari total usaha di Tanah Air adalah UKM. Jumlahnya mencapai 56 juta. Jumlah tersebut mampu menyerap tenaga kerja 107 juta jiwa. Angka ini setara dengan 97,16 persen dari total tenaga kerja di Indonesia.

Sementara itu, sampai dengan akhir 2011, sektor UKM menyumbang Rp 4.303 triliun atau 58 persen produk domestik bruto (PDB) nasional. Kendati begitu, sektor UKM rupanya baru mampu menyetor Rp 187,4 triliun ekspor dari total ekspor Indonesia di angka 15,11 miliar dollar AS. “Kita harus menghindari mengekspor bahan mentah,” katanya mengingatkan.

Pada bagian selanjutnya, Jony menambahkan, dengan menjajaki pasar di kedua negara, pelaku UKM juga bisa belajar strategi pasar seperti merancang toko hingga strategi memajang produk. “Di Thailand kendalanya adalah bahasa. Kebanyakan dari pelaku UKM di Thailand tidak bisa berbahasa Inggris,”kata Jony. Primus Asisten Presiden Direktur PT Sinde Budi Sentosa Jony Yuwono. Menurut Jony, pasar tradisional masih mendominasi perekonomian Thailand dan Malaysia menjelang Komunitas Ekonomi ASEAN 2015. Kenyataan itu, menurutnya, adalah peluang bagi Indonesia memasarkan produk ke kedua negara.

Strategi mengajak bertandang ke pasar-pasar ASEAN, kata Jony, juga merupakan pembelajaran melihat keunikan pasar. “Satu per satu dahulu. Kami juga akan menjajaki Vietnam, Filipina, dan sebagainya,” imbuh Jony sembari mengatakan kunjungan ke pasar Thailand beberapa waktu lalu membawa sekitar 600 pelaku UKM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*