Konsultan Pariwisata: Karimunjawa Bukan Satu-Satunya Obyek Wisata Yang Menarik Di Jepara

karimun-jawa-islandKonsultan Pariwisata-Dalam Review Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA)  Kabupaten Jepara dipaparkan beberapa obyek wisata yang terbagi beberapa jenis daya tarik diantaranya (1) Daya Tarik Wisata Alam Bahari meliputi Panta Kartini, Pantai Tirto Samudro, Wisata Kepulan Karimunjawa, Pulau Panjang, Pulau Mandalika, Pulau Pailus, Pulau Pungkruk, Pantai Bondo, Pantai Banyutowo, Waterboom Alamoya, (2) Daya Tarik Wisata Budaya yang meliputi perang Obor/ Obor-Oboran, Gamelan Gong Senen, Lomba Pekan Swalan, Pesta Baratan dan Tradisi Jembul Tulakan (3) Daya Tarik Wisata Kerajinan Sentra Kerajinan Rotan, Kerajinan Patung, Kerajinan Kain Troso, Kerajinan Grabah, Kerajinan Konveksi, dan kerajinan Monel (4) Daya Tarik Wisata Sejarah dan Religi meliputi Benteng Portugis, Makam dan Majid Mantingan, Museum Kartini, Benteng VOC, Pendopo Kabupaten, Klenteng Hian Thian, Monumen Ari-ari dan sonder Kalimanyat. (5) Daya Tarik Agrowisata, Kluster Buah Durian di Kecamatan Batealit, Kecamatan Tahunan, dan kecamatan Pakis Aji, Kluster Jeruk Siam di Kecamatan Nalumsari;Kluster Belimbing di Kecamatan Welahan, dan Kecamatan Ketileng; Kluster Kambing PE di Kecamatan Donorejo


Dalam dokumen RIPPDA ini Karimunjawa bukan satu-satunya daya tarik yang dikembangkan dan perlu mendapatkan perhatian khusus. Selama ini sudah banyak pihak yang mengembangkan Karimunjawa sehingga kedepan perlu diperkuat daya tarik wisata lainnya.  Untuk mempermudah dalam pengembangan daya tarik wisata dilakukan pembagian 5 KPP yang masing-masing terbagi Selain terdiri dari berbagai jenis, potensi daya tarik wisata tersebut juga memiliki pola persebaran kawasan pengembangan. Persebaran daya tarik wisata tersebut terkonsentrasi pada beberapa wilayah saja, terutama di kawasan Barat, Utara, Timur, dan Selatan, serta Kawasan Karimunjawa Dari peta sebaran tersebut tampak bahwa sebaran objek dan atraksi wisata di Kabupaten Jepara adalah sebagai berikut:

  1. Kawasan Pengembangan Pariwisata Barat (KPP I):Terkonsentrasi di sebagian Kecamatan Tahunan, sebagian Kecamatan Jepara, sebagian Kecamatan Mlonggo, dan sebagian Kecamatan Bangsri. Dengan potensi Daya Tarik Wisata Bahari/Wisata Air, Daya Tarik Wisata Sejarah dan Religi, serta Daya Tarik Wisata Budaya.
  2. Kawasan Pengembangan Pariwisata Utara (KPP II): Terkonsentrasi di sebagian Kecamatan Donorejo, sebagian Kecamatan Keling, sebagian Kecamatan Kembang dengan potensi daya tarik Wisata Bahari, daya tarik wisata sejarah dan religi, daya tarik agrowisata kambing PE, dan daya tarik wisata alam.
  3. Kawasan Pengembangan Pariwisata Timur (KPP III) Terkonsentrasi di sebagian Kecamatan Keling, sebagian Kecamatan Bangsri, sebagian Kecamatan Pakis Aji, sebagian Kecamatan Batealit, sebagian Kecamatan Mayong, dan sebagian Kecamatan Nalumsari. Dengan daya tarik wisata alam, daya tarik wisata agrowisata.
  4. Kawasan Pengembangan Pariwisata Selatan (KPP IV): Terkonsentrasi di sebagian Kecamatan Pecangakan, sebagian Kecamatan Kalinyamatan, sebagian Kecamatan Welahan, sebagian Kecamatan Mayong, dan sebagian Kecamatan Nalumsari dengan daya tarik wisata kerajinan,  daya tarik agrowisata, dan wisata sejarah dan religi.
  5. Kawasan Pengembangan Pariwisata Karimunjawa (KPP V) Meliputi seluruh wilayah Kecamatan Karimunjawa yang berupa kepulauan. daya tarik wisata didominasi oleh jenis Wisata Bahari/Wisata Air. Hal itu karena Kepulauan Karimunjawa memiliki luas masing-masing pulau yang relatif kecil sehingga didominsi oleh kegiatan bahari.

Dari sebaran tersebut, masing-masing Kawasan Pengembangan Pariwisata juga berada pada jalur transportasi utama Kabupaten Jepara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*