Nia Dinata: Gairahkan Film Dokumenter untuk Edukasi

Pelatihan Pembuatan Film Dokumenter | Pelatihan Ekonomi Kreatif

niadinataKeberadaan film dokumenter di tengah-tengah masyarakat Indonesia memang belum menjadi primadona. Hal itulah yang melecut semangat sutradara dan produser Nia Dinata untuk kembali menggarap film dokumenter, Tanah Mama.“Kami tidak boleh menyerah mendidik masyarakat Indonesia tentang film dokumenter dan menaikkan cita rasa film masyarakat Indonesia,” ujar Nia kepada CNN Indonesia (22/12). “Kalau kami menyerah, ya rasa film masyarakat Indonesia gitu-gitu aja,”Tanah Mama menceritakan kisah perjuangan seorang ibu di pedalaman Papua untuk mempertahankan hidupnya dan hidup anak-anaknya. Rencananya, film ini akan dirilis di jaringan bioskop Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta mulai 8 Januari 2015.

Bagi Nia, keberadaan film dokumenter sangat penting dalam sebuah negara. Mengutip pendapat filsuf, jika sebuah negara tidak memiliki film dokumenter sama halnya sebuah keluarga tidak memiliki album keluarga.

Nia tidak takut jika film dokumenter yang dibuatnya hanya ditonton segelintir orang. Baginya, yang rugi justru yang tidak menontonnya.

“Saya buat film dokumenter sejak 2008 dan sampai sekarang belum ada perubahan dari masyarakat Indonesia. Tapi misi kami adalah mendidik masyarakat untuk duduk, nonton, dan belajar dari film dokumenter,” katanya.

Untuk misi itulah Nia berani mempertaruhkan menaruh film dokumenter di bioskop. Tak jarang, ia disalahkan ketika film dokumenternya sudah tidak lagi tayang di bioskop, sementara pada saat yang sama film tersebut mendapatkan penghargaan bergengsi, bahkan berskala internasional.

“Memang begitu,” katanya, “masyarakat Indonesia harus ada pancingannya dahulu, baru tergerak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*