Pelatihan Persiapan Pensiun atau Purnabakti

Pelatihan persiapan pensiun/purnabakti-Pensiun adalah sebuah konsep sosial yang memiliki beragam pengertian. Sebenarnya pensiun sulit untuk didefinisikan. Pensiun tidak hanya sekedar berhenti bekerja karena usia. Sebagai sebuah istilah, pensiun kurang lebih bermakna purnabakti, tugas selesai, atau berhenti. Parnes dan Nessel (dalam Corsini, 1987) mengatakan bahwpelatihan purnabakti dan purnakaryaa pensiun adalah suatu kondisi dimana seorang individu berhenti bekerja dari suatu pekerjaan yang biasa dilakukan. Menurut Floyd pensiun juga mengacu kepada transisi psikologis, suatu perubahan yang terprediksi dan normatif yang melibatkan persiapan, pengertian kembali tentang peran dan peran perilaku, serta penyesuaian psikologis dari seorang pekerja yang dibayar menjadi melakukan aktivitas yang lain. Kondisi ini mengakibatkan transisi peran dari seorang pekerja menjadi seorang pensiunan yang tidak bekerja lagi. Masa-masa ini cukup kritis dalam perjalanan hidup seseorang, dan memengaruhi kesejahteraan hidupnya kelak.

Salah satu elemen kunci untuk bisa menjalani masa pensiun dengan sukses adalah persiapan. Orang yang telah membuat persiapan untuk masa pensiunnya cenderung lebih sukses beradaptasi pada perubahan dalam hidupnya.  Salah satu komponen penting dalam kesuksesan menjalani masa pensiun adalah menjaga agar pensiunan tetap beraktivitas dengan menggunakan waktu secara konstruktif, membuat kegiatan yang memiliki tujuan yang jelas, dan menjaga hubungan interpersonal adalah hal yang utama dalam kepuasan pensiun. Berk (2007) menyatakan bahwa merencanakan suatu kehidupan yang aktif memberi dampak yang lebih besar dalam kebahagiaan di masa pensiun dibandingkan dengan persiapan finansial.

Maksud
Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta pelatihan agar mampu mempersiapkan pensiun dengan persiapan lebih dini.

Dari pelatihan ini peserta diharapkan mampu :

  1. Menyiapkan aspek psikologis termasuk mengatasi ketegangan dan kecemasan yang mungkin dihadapi;
  2. Mengembangkan entrepreneurship sebagai salah satu alternatif kegiatan setelah purna karya;
  3. Merencanakan dan mengelola dana pensiun dengan tepat;
  4. Menyiapkan dan merencanakan berbagai aspek dalam menghadapi masa purna karya.

Pelaksanaan dan metode:
Kegiatan akan dilaksanakan selama 3 hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*