Pelatihan Tata Kelola Pasar Tradisional Angkatan 2-4

Pemerintah  dinilai gagal memberikan perlindungan terhadap pasar tradisional. Hal itu bisa dilihat dari semakin tersingkirnya keberadaan pasar tersebut dibanding pasar modern. tumbuhnya beberapa minimarket, swalayan bahkan toko-toko modern yang berbasiskan franchise ikut menggeser pasar tradisional. Apalagi, saat ini kesan pasar tra­disional dinilai tidak aman dan nya­­man dibandingkan pasar modern. Dapasar bringharjo lam era globalisasi saat ini sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka mau tidak mau pasar tradisionalpun  akan terkena pengaruhnya. Para konsumen ingin membeli barang yang serba segar, bersih, nyaman dan pelayanan pedagang yang ramah. Oleh karena itu dipelukan tata kelola pasar yang baik agar pasar selalu ramai oleh pengunjung. Salah satu gebrakan pengelolaan pasar oleh Gubernur DKI Joko Widodo beberapa waktu yang lalu menjadi inspirasi beberapa pengelola pasar dalam menata pasar dan kawasannya.

Pengelolaan pasar tidak hanya di kawasan saja tetapi juga pada pedagang dan pelayanannya. Sebagai upaya dalam turut pengembangan pasar tradisional telah disusun Pelatihan Tata Kelola Pasar selama 2 hari  bertempat di Yogyakarta dengan ruang lingkup materi meliputi: Pasar Tradisional vs Supermarket; Pemahaman Sistem Tata Kelola Pasar; Karakter pasar bedasarkan Kelas Pasar dan Komoditas,Teknik Layout dan Display Barang Dagangan (planogram), Berkomunikasi dengan Masyarakat/Pedagang; dan Penataan Kawasan Pasar. Pelatihan ini sangat cocok diikuti oleh Kantor/dinas Pengelola Pasar, atau SKPD lainnya yang membawahi pasar tradisional. Untuk informasi pendaftaran dapat menghubungi 08157935588

Jadwal Pelatihan

Angkatan 2 : 12-13 Februari 2014

Angkatan 3 : 12-13 Maret 2014

Angkatan 4 : 12-13 Mei 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*