RIPPDA : Sektor Pariwisata Aceh Singkil Lebih Menguntungkan Daerah Lain

Aceh Singkil – Potensi pariwisata kabupaten ini lebih banyak dipromosikan dan dimanfaatkan oleh biro perjalanan dari daerah lain, seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang menjadikan daerah tujuan wisata Pulau Banyak sebagai bagian destinasi wisata mereka. Praktis hal ini membuat Pulau banyak lebih menguntungkan mereka daripada Aceh Singkil sendiri sebagai pemilik wisata.

Hal tersebut  terungkap dalam acara  seminar bertajuk  ”Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) Kabupaten Aceh Singkil” yang terselenggara atas kerjasama Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Aceh Singkil dengan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Unsyiah, Kamis (25/7), di ruang Offroom kantor Bupati Aceh Singkil. Darmawan, salah satu peserta  dari Asosiasi Pelaku Pariwisata Seluruh Indonesia mengatakan, jika Pulau Banyak mampu dikelola dengan baik oleh Pemerintah Aceh Singkil, ia menyakini akan banyak menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun sayangnya, kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Banyak lebih sering melalui Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

“Saya mencatat saat  musim ombak besar, antara Agustus dan Oktober tetidaknya  4 kapal pesiar masuk keperairan pulau banyak, sebab ombak dibulan itu sangat tinggi sehingga digemari turis, sayangnya mereka masuk melalui biro-biro perjalanan Sumatra Utara dan Sumbar, Praktis Pemerintah Aceh Singkil tidak mengetahui kedatangan mereka” ungkap Darma.

Naifnya , biro perjalanan lokal yang melakukan kegiatan memandu wisatawan ke pulau Bengkaru, Pulau Banyak dan Rawa Singkil tertahan dengan larangan dari BKSDA Aceh yang mewajibkan adanya Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi sementara biro dari luar daerah justru bebas membawa wisatawan.

“Jika Permerintah Aceh Singkil tidak ingin ‘kecolongan’ pendapatan dari Pulau banyak, maka permerintah harus segera melakukan langkah-langkah kongkrit untuk membangun fasilitas di sektor pariwisata pulau banyak yang memang menjanjikan itu” tutup Darma.

Dalam acara tersebut dihadiri Para Camat, Staf Ahli dan Unsur Pelaku Wisata di Aceh Singkil.

 

2 thoughts on “RIPPDA : Sektor Pariwisata Aceh Singkil Lebih Menguntungkan Daerah Lain

    1. admin Post author

      berbeda pak, kalau RIPPDA/RIPARDA lebih kearah perencanaan pengembangan destinasi secara keseluruhan sedangkan RIPOW lebih kearah daya tarik wisata saja. demikian penjelasan kami

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*