Arsip Penulis: admin

Malam Tirakatan SO 1 Maret

Yogyakarta – Pada tanggal 24 Maret 2022, Presiden Republik Indonesia secara resmi telah menetapkan pada tanggal 1 Maret diperingati sebagai hari besar nasional yakni hari penegakan kedaulatan Negara yang bersumber dari peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 dengan keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2022. Yang kemudian pada tanggal 28 Februari 2022, diselenggarakan malam tirakatan di halaman Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Dalam acara tersebut, Dinas Kebudayaan DIY bekerjasama dengan PT Kirana Adhirajasa untuk menghelat acara malam tirakatan yang dihadiri oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik, Bapak Maladi, S.H., M.M. , Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY Ibu Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A. dan seluruh jajaran pemerintahan yang lainnya.

malam-tirakatan

Rangkaian acara pada malam itu diawali dengan pentas seni musik kroncong, kemudian dilanjutkan dengan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang hukum Pemerintahan dan Politik, Bapak Maladi, S.H., M.M. yang hadir untuk menyampaikan sambutan Gubernur DIY, yang selanjutnya Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Ibu Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A dengan laporan beliau terkait penyelenggaraan Tirakatan yang digelar secara rutin setiap tahunnya sehari sebelum 1 Maret. Untuk merayakan ditetapkannya tanggal 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara, dilakukan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta diwakili Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik dan Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian potongan tumpeng tersebut diberikan kepada Ketua Paguyuban Wehrkreise III Yogyakarta.

Keberhasilan PT Kirana Adhirajasa dalam menyelenggarakan acara yang diadakan secara meriah tersebut ditutup dengan pagelaran Wayang Sinema yang mempertunjukkan Sejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 yang dikemas secara berbeda dan baru. Wayang Sinema tersebut dipimpin oleh dalang dan sutradara Aneng berhasil menarik perhatian masyarakat luas sebagai bentuk sarana sosialisasi tentang sejarah serangan umum 1 Maret.

Malam Tirakatan

Setelah selesai diadakannya acara tersebut dengan baik dan lancar, tentu saja hal tersebut menambah pengalaman PT Kirana Adhirajasa untuk dapat terus melayani masyarakat umum dan kedinasan pemerintahan dalam merencanakan dan mensukseskan acara-acara besar yang dimiliki. PT Kirana Adhirajasa terbuka lebar untuk dapat bekerjasama dalam bentuk pelatihan pengembangan SDM dan penyelenggara event atau PCO.

Untuk informasi dan kerjasama dengan PT Kirana Adhirajasa dapat menghubungi : Mira (081215017910)

Kegiatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS)

Yogyakarta – Pada tanggal 28 Maret 2022 merupakan hari yang bertepatan dengan hari Tuberkulosis sedunia, oleh karena itu Kementrian Kesehatanbersama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Kesehatan Provinsi DIY dan Zero TB Yogyakarta bekerjasama JTTC untuk menyelenggarakan acara Gala dinner first G20 Health Working Group Meeting, di Rama Shinta Garden, Kompleks Candi Prambanan, Sleman dengan kegiatan penandatanganan komitmen penanggulangan TBC di Provinsi DIY.

Dalam hal ini JTTC berkesempatan untuk membantu Kemenkes mensukseskan acara tersebut, dengan perencanaan dan persiapan yang telah dilakukan secara matang jauh-jauh hari sebelum acara tersebut dilaksanakan.

Terdapat beberapa rangkaian acara dalam kegiatan Gala dinner first G20 Health Working Group Meeting yang diadakan secara meriah. Acara yang dilaksanakan pada malam hari tersebut dimeriahkan dengan adanya penampilan dari pentas tari Roro Jonggrang dan persembahan musik oleh Kevin Abraham, finalis Indonesian Idol di tahun 2019. Selain itu juga, acara ini dimeriahkan dengan di adakannya senam pagi, flashmob, dan standbooth yang ditujukan untuk mitra serta komunitas.

Salah satu rangkaian acara yang paling krusial yakni penandatanganan pernyataan dukungan Pemda DIY terkait DIY bebas penyakit TBC sampai dengan tahun 2030 yang dilakukan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam (PA) X yang disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan (MenKes), Budi Gunadi Sadikin dan perwakilan kepala daerah kabupaten dan kota yang berada di DIY.

Setelah selesai diadakannya acara tersebut dengan baik dan lancar, tentu saja hal tersebut menambah pengalaman JTTC untuk dapat terus melayani masyarakat umum dan kedinasan pemerintahan dalam merencanakan dan mensukseskan acara-acara besar yang dimiliki. JTTC terbuka lebar untuk dapat bekerjasama dalam bentuk pelatihan pengembangan SDM dan penyelenggara event atau PCO.

Pelatihan Strategi Penguatan Image Perusahaan Melalui Pencitraan Program CSR

Pelatihan CSR-Media massa merupakan salah satu pemangku kepentingan dalam perusahaan. Keberadaan media tentu membawa dampak bagi perusahaan, baik yang bersifat positif maupun negatif. Nama perusahaan dapat menjulang tinggi karena media, namun tak jarang juga nama perusahaan yang jatuh karena media. Perusahaan pun berlomba-lomba untuk mampu  menarik perhatian media. Namun, tentunya media tidak bisa meliput setiap perusahaan untuk dijadikan berita. Karena itulah setiap perusahaan harus pandai-pandai membentuk citra dan reputasi mereka agar dapat memperoleh perhatian dari media. Lanjutkan membaca

Pelatihan Teknik Penilaian Kebutuhan Masyarakat Terhadap CSR Perusahaan

Dalam menjalankan tanggungjawab sosialnya, perusahaan diharapkan memfokuskan perhatiannya kepada tiga hal yaitu keuntungan (profit), masyarakat (people), dan lingkungan (planet). Perusahaan harus memiliki tingkat profitabilitas yang memadai sebab laba merupakan fondasi bagi perusahaan untuk dapat berkembang dan mempertahankan eksistensinya. Dengan perolehan laba yang memadai, perusahaan dapat membagi deviden kepada pemegang saham, memberi imbalan yang layak kepada karyawan, mengalokasikan sebagian laba yang diperoleh untuk pertumbuhan dan pengembangan usaha di masa depan, membayar pajak kepada pemerintah, dan memberikan banyak dampak yang diharapkan kepada masyarakat. Lanjutkan membaca

Pelatihan Penerapan Participatory Rural Appraisal (PRA) Untuk Program CSR

Pelatihan CSR/Training CSR/Diklat CSR-Parcipatory Rural Appraisal disingkat PRA adalah salah tools evaluasi yang dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan komponen-komponen yang ada di masyarakat. Tools ini membantu masyarakat dalam menggali informasi, identifikasi masalah, analisis sosial-ekonomi, dan generalisasi berkaitan dengan perencanaan pembangunan, pelaksanaan serta evaluasi dari rencana pembangunan tersebut. Pada umumnya PRA digunakan untuk menyusun rencana pembangunan yang bersifat jangka pendek/tahunan atau jangka panjang. Utamanya tools ini digunakan bagi pengembangan pedesaan karena umumnya perencanaan pengembangan ditempuh dengan top down. Lanjutkan membaca

elatihan Teknik Pengendalian Biaya Program CSR

Program CSR – Pelatihan Teknik Pengendalian Biaya Program CSR. Efisiensi biaya (cost reduction) tidak boleh diartikan sebagai cutting cost, pemotongan biaya atau pengurangan biaya. Karena dalam pengertian yang umum istilah cutting cost sering dipahami sebagai pemotongan anggaran tanpa memperhitungan faktor-faktor kunci dalam suatu operasi perusahaan. Prinsip cutting cost sering diartikan pengurangan biaya “asal mengurangi” sehingga keandalan operasi dikorbankan. Lanjutkan membaca

Pelatihan Kerajinan Batok Kelapa

Pelatihan Kerajinan Batok Kelapa Pelatihan UKM/Pelatihan CSR Bagi Masyarakat/ Diklat Kerajinan-Produksi buah kelapa Indonesia rata-rata 15,5 milyar butir/tahun atau setara dengan 3,02 juta ton kopra, 3,75 juta ton air, 0,75 juta ton arang tempurung, 1,8 juta ton serat sabut, dan 3,3 juta ton debu sabut. Industri pengolahan buah kelapa umumnya masih terfokus kepada pengolahan hasil daging buah sebagai hasil utama, sedangkan industri yang mengolah hasil samping buah (by-product) seperti; air , sabut, dan tempurung kelapa masih secara tradisional dan bersekala kecil, padahal potensi ketersediaan bahan baku untuk membangun industri pengolahannya masih sangat besar. Lanjutkan membaca

Teknik Penerapan Pelaksanaan CSR Bidang Lingkungan

Pelatihan CSR / Program CSR- konsep yang saat ini cukup populer dalam diskursus akademik, bisnis, maupun tataran kebijakan, Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki tafsir yang beragam mulai dari definisi, pendekatan, hingga bentuk atau penerapannya di lapangan. Hal tersebut kerap membuat kebingungan berbagai pihak yang berkepentingan. Walaupun pemerintah telah mencoba membuat regulasi terkait CSR yaitu tentang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) bagi Perseroan Terbatas, namun pada kenyataanya belum ada konsensus dalam pendefinisian CSR , baik di Indonesia mapun di negara-negara lain. Lanjutkan membaca

Pelatihan Teknik Investasi Perusahaan Pada Pengembangan Komunitas Konsumen

Pelatihan Pemasaran/ Pelatihan Humas -Perkembangan strategi pemasaran saat ini  banyak manfaat yang diperoleh perusahaan ketika melakukan kolaborasi dengan komunitas konsumen. Konsumen yang bergabung dalam komunitas cenderung tidak peka terhadap harga, lebih cepat mengadopsi produk baru, serta rela mengomunikasikan, bahkan melakukan pembelaan terhadap produk perusahaan. Tantangan bagi perusahaan adalah bagaimana melakukan kolaborasi dengan komunitas. Untuk itu perusahaan harus lebih serius dalam mengelola komunitasnya. sudah saatnya perusahaan memiliki yang berperan mengelola relationship antara perusahaan dan komunitas. Lanjutkan membaca

Pelatihan Corporate Social Responbility (CSR) Pertambangan

Pelatihan CSR/Training CSR/Jadwal Pelatihan 2013-Dengan meningkatnya perkembangan industri di Indonesia maka secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi tingkat pencemaran pada perairan, udara, dan tanah.141 Ketentuan CSR lahir untuk meningkatkan kesadaran perseroan terhadap pelaksanaan tangung jawab sosial dan lingkungan di Indonesia. CSR merupakan kewajiban hukum bagi perseroan yang menjalankan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam sebagaimana diamanatkan dalam pasal 74 ayat (1) UUPT. Salah satu kegiatan yang berdampak pada lingkungan adalah kegiatan pertambangan. Kegiatan penambangan apabila dilakukan di kawasan hutan dapat merusak ekosistem hutan. Apabila tidak dikelola dengan baik, penambangan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan secara keseluruhan dalam bentuk pencemaran air, tanah dan udara. Lanjutkan membaca